ALLAH MAHA TINGGI

0
10

Allah Maha Tinggi, Allah diatas langit. Ini adalah sesuatu yang sangat jelas, dalil-dalil dalam al Qur’an dan Sunnah sangat banyak sekali. Satu saja misalnya dalam ayat kursi Allah menyatakan: وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah : 255). Tidak ada yang mengatakan “Allah Maha Dimana-Dimana” atau “Allah Maha Tidak Butuh Tempat” dan sebagiannya.

Contoh senderhana, orang awam sekalipun akan mengatakan “Percaya dengan Yang Diatas”, “Kita serahkan semua dengan Yang Diatas”, “Mari kita berdoa kepada Yang Diatas” dan mereka doa juga sambil mengangkat tangan keatas. Tidak ada yang mengatakan “Percaya dengan Yang Dimana-Mana”, “Serahkan dengan Yang Tidak Butuh Tempat” dan sebagainya. Ini dengarnya aja udah aneh, apalagi meyakininya!! Allah nyatakan dirinya Maha Tinggi dan diatas langit dah kita imani demikian. Dan itu juga bukan berarti Allah butuh tempat atau Allah butuh langit. TIDAK! Allah Maha Tahu tentang diriNya.

Masalah akidah dan keimanan itu sebenarnya jelas dan mudah difahami. Namun kalau sudah terpengaruh ilmu kalam, terpengaruh keyakinan yang salah dan kaidah yang dibuat-buat maka jadinya “mbulet” dan membingungkan. Di zaman Nabi, budak wanita sekalipun ketika ditanya “Dimana Allah?” Dengan mudah dia menjawab “Di langit” (HR Muslim 537). Jawaban yang singkat, pada dan jelas. Sekarang, ada orang yang katanya ahli agama, ditanya dimana Allah jawabannya mbulet. Masak kalah dengan budak wanita pemahamannya??

Masalaha asma’ wa sifat (nama dan sifat Allah) sebenarnya sederhana saja: CUKUP KITA IMANI SEBAGAIMANA ALLAH DAN RASULNYA SAMPAIKAN. Tidak perlu kita menolak (ta’thil), memalingkan makna (tahrif), membagaimanakan (takyif) maupun menyamakan dengan makhlukNya (tamtsil). Dah itu saja. Tidak perlu buat-buat kaidah yang tidak ada dasarnya. Semoga Allah mudahkan kita memahami dan meyakini akidah yang lurus. Amien. (Dr Abu Zakariya Sutrisno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here