Puisi Bisu

1
1907

Karena lidah telah kelu
Pena telah tumpul
Tinta telah kering
Telinga telah tuli
Mata tiada melihat

Akupun terdiam
Bagai si bisu yang berpuisi
Hanya nanar tatapan mata
Kening berkerut purut
Menghiasi dahi
Dan wajah bagai rembulan yang pucat pasi

Kuharap hatimu mengerti.
Kenapa aku begini.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here